Kadis DP3AP2KB dan Ibu KAPER KEMENDUKBANGGA BKKBN Aceh Pemateri Pertemuan Ke-10 Sekolah Lansia Gampong Kuala, Lansia Didorong Tetap Aktif dan Produktif

Lhokseumawe — Sekolah Lansia di Gampong Kuala, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, memasuki pertemuan ke-10. Kegiatan yang diselenggarakan melalui program Keluarga Berencana ini menjadi salah satu wadah bagi para lanjut usia (lansia) untuk tetap aktif, sehat, dan produktif di usia senja.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe, Salahuddin, ST, M.S.M, dalam sambutannya mengajak para lansia untuk tetap ceria, bersemangat dan aktif dalam berbagai kegiatan positif. Ia juga mendorong para lansia untuk meningkatkan aktivitas keagamaan, seperti mendatangi masjid dan melaksanakan salat berjamaah, karena aktivitas tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental. Para lansia juga diharapkan senantiasa menjaga pikiran positif dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap bapak dan ibu semua tetap ceria, semangat dan aktif. Mendatangi masjid dan mengisi waktu dengan aktifitas yang positif karena ada dampak yang baik bagi kita, apalagi di usia lansia. Yang paling penting adalah selalu berpikiran positif,” ujarnya.

Pada kegiatan ini turut berhadir, Safrina Salim, SKM, M.Kes, selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, yang memberikan kata sambutan dan edukasi kepada peserta sekolah Lansia serta menyampaikan harapannya agar para lansia dapat mengisi waktu dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat serta menerapkan pola hidup sehat.

Ia mengingatkan para lansia untuk mengonsumsi makanan sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya menjaga kondisi tubuh di usia lanjut. Selain menjaga kesehatan fisik, para lansia juga diharapkan tetap berperan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kami berharap bapak dan ibu lansia dapat mengisi waktu dengan berbagai aktivitas, mengonsumsi makanan yang sehat, serta menjaga kesehatan dengan rutin mengecek kondisi kesehatan. Di usia lanjut, bapak dan ibu juga tetap bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga bahagia serta sehat secara fisik dan pikiran,” kata Safrina.

Safrina juga berharap Pemerintah Daerah Kota Lhokseumawe terus mengembangkan program Sekolah Lansia sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat lanjut usia dan memberikan kesempatan kepada lansia lainnya untuk menjadi peserta. Memasuki pertemuan ke-10, Sekolah Lansia Gampong Kuala diharapkan tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, meningkatkan aktivitas sosial, serta mendorong para lansia agar tetap produktif dan memiliki peran dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Keuchik Gampong Kuala menyampaikan terima kasih kepada para Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) yang telah menyelenggarakan Sekolah Lansia hingga memasuki penghujung rangkaian pembelajaran. Para peserta nantinya akan mengikuti prosesi wisuda sebagai tanda telah menyelesaikan rangkaian Sekolah Lansia.

Keuchik berharap, setelah mengikuti wisuda, para lansia tidak berhenti beraktivitas, tetapi dapat terus aktif dan produktif, termasuk dalam meningkatkan perekonomian melalui kegiatan usaha di gampong.

Ia juga menyampaikan adanya peluang dukungan permodalan melalui kerja sama dengan Islamic Relief. Dari sekitar 50 kuota bantuan usaha yang tersedia, sebagian kuota diharapkan dapat diberikan kepada lansia yang aktif dan memiliki potensi usaha, termasuk lansia yang memiliki keterampilan atau hobi seperti menganyam tikar.

Dengan akan dilaksanakannya wisuda, semangat Sekolah Lansia diharapkan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari para peserta, sehingga lansia tetap sehat, mandiri, aktif, bahagia, dan produktif. (Bid. KB & KS)