Sekolah Lansia di Gampong Kuala Dorong Lansia Tetap Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat

 

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 25 warga Gampong Kuala, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe yang lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas menjadi peserta Sekolah Lansia. Sekolah ini menjadi salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan nonformal yang dilakukan secara berkelanjutan.

Sekolah Lansia dirancang sebagai wadah bagi para lansia untuk memperoleh pengetahuan, pendampingan, serta dukungan agar tetap menjalani kehidupan secara sehat dan aktif. Program tersebut mengusung konsep SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.

Pelaksanaan Sekolah Lansia tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga mendorong para peserta agar tetap memiliki aktivitas sosial dan produktif di lingkungan tempat tinggalnya. Dengan demikian, lansia diharapkan tetap merasa dihargai, dibutuhkan, dan memiliki peran dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan Sekolah Lansia di Gampong Kuala dilaksanakan dalam 12 kali pertemuan. Pertemuan yang dilakukan secara berkala tersebut diharapkan mampu memberikan pendampingan jangka panjang sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para peserta.

Selain meningkatkan kualitas hidup, Sekolah Lansia juga diharapkan dapat membantu mencegah kesepian dan depresi pada lanjut usia. Interaksi dan aktivitas bersama menjadi ruang bagi lansia untuk bersosialisasi, berbagi pengalaman, serta membangun hubungan positif dengan sesama.

Program ini juga membawa misi untuk mengubah paradigma masyarakat dalam memandang lansia. Lansia tidak seharusnya diposisikan sebagai beban keluarga, tetapi sebagai bagian penting dari masyarakat yang tetap memiliki pengalaman, potensi, dan kontribusi.

Apresiasi Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLKB Kecamatan Blang Mangat atas pelaksanaan kegiatan Sekolah Lansia tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi terlaksananya Kegiatan Sekolah Lansia karena merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan lansia. Pendampingan jangka panjang seperti ini penting untuk memastikan para lansia tetap mendapatkan perhatian, dukungan, dan layanan yang berkelanjutan di tingkat gampong,” ujar Salahuddin.

Sekolah Lansia memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan yang lebih ramah terhadap kelompok lanjut usia. Dukungan keluarga, masyarakat, serta pemerintah di tingkat gampong menjadi bagian penting agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat, nyaman, dan bermartabat.

Salahuddin juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

Melalui 12 kali pertemuan yang telah direncanakan, Sekolah Lansia di Gampong Kuala diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi menjadi ruang pembelajaran dan interaksi yang mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan para peserta.

Dengan semangat lansia SMART, para peserta diharapkan tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat, sekaligus tetap menjadi bagian penting dalam keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.