Lhokseumawe, 23 Januari 2026
Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (Falak) bersama fasilitator mendapat pujian dari Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar SH. MH. Kiprah mereka terutama salah seorang pengurus Falak Sarajulis meraih penghargaan Best Delegate dan juara pertama Best Video Innovation pada ajang Indonesia Youth Excursion Network (IYEN) di Kuala Lumpur, Malaysia.
“Saya bangga pada anak-anak Kota Lhokseumawe apalagi bisa membawa nama Kota Lhokseumawe ke ajang provinsi, nasional dan internasional,” ujar Sayuti Abubakar di depan pengurus Falak, Fasil Falak, Kepala DP3AP2KB Salahuddin S.ST MSM, Kabid Pemenuhan Hak Anak (PHA) Nurhayati, S.Ag Kabid Kualitas Hidup Perempuan (KHP) Intan Sofia, SE.M.Kesos dan tim.
Pertemuan di ruang kerja Wali Kota berlangsung dalam suasana santai. Sayuti Abubakar menanyakan satu persatu anak-anak yang hadir terutama asal sekolah dan dari mana. Kemudian mereka menjawab secara lancar, lalu disela tanya jawab dibarengi ketawa ringan peserta terutama saat foto bersama walikota. Ia diajak foto bareng dengan gaya kekinian dan suasana santai.
Dalam forum itu Wali Kota berharap Falak terus berkiprah, selaras dengan Bunda PAUD dan Dekranas. Dalam hal inovasi dan kreativitas bisa kerjasama apalagi anak-anak ini punya bakat dan talenta yang melebihi orang dewasa. Jadi bakat ini perlu difasilitasi dengan baik sehingga bisa menghadirkan inovasi berupa produk-produk yang bisa membanggakan yang bermuara pada pertumbuhan ekonomi ke depan. “Saya salut pada Falak dan fasilitator Forum Anak Lhokseumawe yang masih mau membimbing adek-adeknya yang masih dalam ketegori anak-anak. Mungkin dengan kehadiran senior bisa mendidik dan membimbing adek-adeknya supaya betul-betul bisa mencapai tujuan terbentuknya Falak,” katanya.
Menurut Wali Kota, saat ini kondisi anak-anak Lhokseumawe masih rentan terhadap pergaulan bebas, narkoba. “Saya konsern terhadap persoalan-persoalan ini, apalagi saat saya turun ke gampong ada anak SD yang sudah kelas V tetapi belum mampu membaca. Tidak ada bayangan sebelumnya bahwa ada anak Lhokseumawe yang sudah kelas V belum mampu membaca,” katanya.
Mengurangi hal semacam ini maka forum anak bisa mengambil peran. Falak bisa berkoloborasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan ini sangat bagus. Kemudian dalam kondisi setelah bencana, Falak bisa ikut dalam program trauma healing ke SD, SMP. Meskipun sudah dilakukan tetapi harus dilakukan lebih masif saat menjelang bulan Ramadhan.
Sayuti Abubakar bangga pada anak-anak Lhokseumawe apalagi bisa mengharumkan nama Lhokseumawe ke event provinsi, nasional dan internasional. Saat ini Lhokseumawe mendapat predikat kota layak anak untuk kategori nindya. Kedepan bisa naik ke jenjang utama. Jalan ke arah itu sudah disiapkan terutama terkait qanun sedang dalam proses.
Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH. MH mengapresiasi kinerja Kepala DP3AP2KB Lhokseumawe Salahuddin S.ST, MSM, Kabid PHA Nurhayati SAg dan tim yang telah melakukan pembinaan terbaik bagi forum anak kota Lhokseumawe. “Teruslah berkarya, teruslah menjadi inspirasi. Anak-anak hebat hari ini adalah pemimpin masa depan,” ujarnya. (mr)
